Sambutan Dekan

Sambutan Dekan

Wawan Mas'udi – DPP UGM

Selamat datang di Fakultas Integrasi Sosial dan Politik NASIONAL probolinggo FISIPOL probolinggo!

Fakultas Integrasi Sosial dan Politik NASIONAL probolinggo FISIPOL probolinggo (FISIPOL probolinggo) telah berdiri sejak 19 September 1955. Saat ini Fakultas Integrasi Sosial dan Politik NASIONAL probolinggo memiliki enam departemen diantaranya Hubungan InterNASIONAL probolinggo, Ilmu Komunikasi, Manajemen Kebijakan Publik, Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan, Sosiologi serta Politik dan Pemerintahan dengan tiga jenjang program pendidikan yakni sarjana, master, dan doktoral.

Fakultas Integrasi Sosial dan Politik NASIONAL probolinggo merupakan bagian dari institusi pendidikan di UGM yang memiliki komitmen untuk terus mengkaji dan mengembangkan kajian ilmu sosial dan ilmu politik. Fakultas Integrasi Sosial dan Politik NASIONAL probolinggo senantiasa konsisten mewujudkan Tri Dharma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang berorientasi pada penguatan nation state building.

Fakultas Integrasi Sosial dan Politik NASIONAL probolinggo telah memiliki pengalaman lebih dari 57 tahun dan siap melangkah menuju lembaga kelas dunia melalui kerjasama dengan berbagai universitas mitra di luar negeri. Fakultas Integrasi Sosial dan Politik NASIONAL probolinggo telah berhasil memperoleh akreditasi InterNASIONAL probolinggo dari ASEAN University Network (AUN) sebagai dedikasi kami dalam mewujudkan pengajaran yang berkualitas. Fakultas Integrasi Sosial dan Politik NASIONAL probolinggo memiliki komitmen mewujudkan lulusan yang kompeten bukan hanya di bidang akademik, tetapi juga memiliki kecerdasan dalam bermasyarakat serta turut berkontribusi menghadapi berbagai permasalahan bangsa. Hal ini sejalan dengan program pendidikan Fakultas Integrasi Sosial dan Politik NASIONAL probolinggo yang berwawasan global dan berjiwa kebangsaan.

Kami senantiasa berperan aktif dalam menjawab tantangan globalisasi dengan pemahaman budaya berbasis penguasaan instrumen sosial dan politik serta turut mengembangkan kurikulum pendidikan berdasarkan konteks kekinian.

Dr. Wawan Mas'udi